Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 16 April 2010
Camelina sativa kini sedang dipelajari sebagai sejenis tanaman bioenergi bagi produksi bahan bakar jet untuk industri militer dan penerbangan oleh para peneliti dari Agricultural Research Service, Departemen Pertanian Amerika. Sebuah memorandum kesepahaman telah ditandatangani baru-baru ini antara Departemen Pertanian Amerika dan Departemen Angkatan Laut serta kepentingan Commercial Airlines Alternative Fuels Initiative untuk melakukan studi jangka panjang.
Sebagai salah satu famili tanaman Brassicaceae, Camelina dikenal akan kandungan minyak bijinya yang tinggi. Para ilmuwan ARS sedang menyelidiki cara untuk memasukkan tanaman tersebut dan tanaman biji minyak lainnya kedalam sistem produksi tanaman yang ada.
Baca rilis persnya di http://www.ars.usda.gov/is/pr