Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

BAKTERI TANAH DAN CENDAWAN SEBAGAI BIOFERTILIZER EFEKTIF

Tanggal : 21 May 2010

The International Center for Tropical Agriculture (CIAT) menyelenggarakan sebuah program bertajuk Conservation and Sustainable Management of Below Ground Biodiversity (CSM-BGBD), yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan petani melalui penggunaan ‘biodiversitas dibawah tanah’. Proyek tersebut  dilakukan oleh para ilmuwan dari tujuh negara - Brasil, Cote d'Ivoire, India, Indonesia, Kenya, Meksiko dan Uganda.

Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa tanaman-tanaman menghasilkan panen lebih dari 50 persen dengan bantuan bakteri dan cendawan dari tanah. Misalnya, dalam pengujian yang dilakukan di Kenya, tanah yang diinokulasi dengan bakteri Rhizobium menghasilkan panen kedelai 40-60% lebih banyak dibandingkan kedelai yang ditanam tanpa bakteri. Lebih lanjut, ketika cendawan Trichoderma ditambahkan dengan pupuk, hasil kedelai tersebut menjadi dua kali lipat.  Sehingga, dengan penggunaan biofertilizer tanah yang diungkapkan tersebut, para petani akan dapat menurunkan biaya serta meningkatkan pemanfaatan nutrisi dan air.

Siaran beritanya tersedia di http://www.unep.org/Documents.Multilingual/Default.asp?DocumentID=624&ArticleID=6573&l=en&t=long Rincian mengenai proyek (CSM-BGBD) dapat ditemukan di http://www.bgbd.net/