Indonesia Biotechnology Information Center
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

Workshop Bioteknologi ABSP II

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-foto-2.jpg

Bali, 28 Juli 2011

ARTIKEL

  • WALHI DESAK PEMERINTAH PERBAIKI SUNGAI DAN SITU

    *REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu  lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...

  • HARGA KAKAO TURUN TERUS, PETANI PUSING

    Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...

  • PARIAMAN DATA KEANEKARAGAMAN HAYATI

    *PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...

DITELITI: RESISTENSI SILANG ANTARA PENGGEREK PADI MEKSIKO DAN PENGGEREK TEBU

Tanggal : 16 April 2010

Penggerek padi Meksiko (MRB) dan penggerek tebu (SCB) adalah dua jenis hama tebu yang secara ekonomi paling penting di Amerika Serikat. Larva dari kedua jenis hama tersebut memiliki kemiripan dalam perilaku makan mereka. Maka, Marvellous M. Zhou dari South African Sugarcane Research Institute, dan rekannya Collins A. Kimbeng, Jorge A. da Silva dan William H. White, melakukan sebuah studi kasus untuk menentukan apabila resistensi SCB dalam tanaman tebu berkorelasi dengan resistensinya terhadap MRB. Para ilmuwan tersebut membuat kejadian ini sebagai “resistensi silang.”. Genotipe-genotipe dari populasi pemuliaan tebu Louisiana dan Texas digunakan dalam studi ini.

Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara internoda yang rusak SCB dan MRB diantara populasi tahan SCB Lousiana. Lebih lanjut, genotipe tahan SCB kurang tahan terhadap penggerek MRB dibandingkan genotipe yang rentan SCB.

Baca http://crop.scijournals.org/cgi/content/full/50/3/861?gca=50%2F3%2F861&sendit=Get+All+Checked+Abstract%28s%29&#BDY untuk informasi lebih lanjut.