Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

DENGAR PENDAPAT TENTANG PENGKAJIAN KEAMANAN PANGAN KEDELAI RG DI INDONESIA

Tanggal : 15 October 2010

Lini kedelai transgenik GTS 40-3-2, dengan glifosat spektrum luas yang mengandung toleransi terhadap herbisida dan MON 89788, dengan toleransi herbisida glifosat ditemukan aman bagi konsumsi dan pangan ungkap laporan mengenai pengkajian keamanan pangan produk-produk rekayasa genetika berdasarkan Peraturan BPOM nomor HK.00.05.23.3541 tahun 2008 mengenai Pedoman Pengkajian Keamanan Pangan Produk Rekayasa Genetika (PRG) pada kedelai transgenik.

Lini kedelai GTS 40-3-2 tersebut dibuat melalui transformasi DNA langsung melalui microparticle bombardment sel-sel tanaman dengan DNA berlapis partikel emas. Plasmid yang digunakan untuk transformasi mengandung gen penyandi EPSPS dari bakteri tanah umum, Agrobacterium sp. CP4. Sementara MON 89788 direkayasa secara genetika dengan menggunakan teknik-teknik rekombinan DNA untuk mengintroduksi CP4 5-enolpyruvylshikimate-3-phosphate synthase (cp4 epsps) menyandi urutan yang berasal dari bakteri tanah umum Agrobacterium sp. galur CP4.

Hasil ringkasan Pengkajian Keamanan Pangan MON 89034 dan NK603 (dalam Bahasa) dapat diunduh di http://www.indonesiabch.org/docs/Ringkasan-GTS4032.pdf dan http://www.indonesiabch.org/docs/Ringkasan-MON89788.pdf. Balai Keamanan Hayati Indoneisa mengundang publik untuk memberikan komentar, input dan mengajukan saran mengenai produk-produk rekayasa genetika tersebut melalui http://indonesiabch.org/komentar/nk603/. Untuk informasi lebih lanjut mengenai bioteknologi di Indonesia, hubungi Dewi Suryani dari IndoBIC di catleyavanda@gmail.com.