Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

DITELITI: PERILAKU DAN PENGETAHUAN GURU DAN SISWA TERHADAP PANGAN RG

Tanggal : 13 May 2010

Konsep di balik perekayasaan genetika organisme dan aplikasinya merupakan hal yang kompleks. Selain itu, opini publik dan media mempengaruhi masalah tersebut secara subyektif. Hal ini menyebabkan Animesh K. Mohapatra dan rekannya di Dewan Penelitian Pendidikan dan Pelatihan Nasional, India, melakukan sebuah studi yang menyelidiki pengetahuan serta perilaku  para guru dan siswa sekolah menengah ilmu biologi terhadap organisme rekayasa genetika, terutama makanan RG.

Hasil penelitian itu mengungkapkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam pemahaman mengenai makanan RG diantara para guru dan siswa. Persepsi yang paling umum mengenai makanan RG adalah bahwa tanaman-tanaman dari hasil persilangan berbeda dari tanaman RG; dan bahwa PRG dihasilkan dengan mentransfer gen-gen dari tanaman atau hewan unggul ke organisme lain. Para guru lebih percaya bahwa makanan RG tidak aman bagi  lingkungan. Kesalahpahaman baik para guru maupun siswa tersebut antara lain:

• protein pestisida yang dihasilkan oleh organisme RG berdampak tidak langsung melalui   bioakumulasi
• makanan RG menginduksi reaksi alergi
• rekayasa genetik adalah produksi gen-gen baru
• transgen lebih menyerupai menyisipkan gen-gen dari satu spesies kedalam spesies liar   daripada spesies yang bermutasi

Abstrak penelitian ini dapat diunduh dari http://www.springerlink.com/content/515qv62576278102/