Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 16 April 2010
Pengembangan, penyebaran dan budidaya varietas jagung toleran kering dapat memberikan manfaat signifikan bagi para petani dan konsumen di sub-Saharan Afrika. Ini adalah penemuan umum dari sebuah studi mengenai Potential Impact of Investments in Drought Tolerant Maize in Africa yang dilakukan oleh Roberto La Rovere dari The International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT) dan rekannya.
Para petani Sub-Saharan Afrika dapat memperoleh keuntungan sekitar US$0.9 miliar selama tahun 2007-16 dari jagung toleran kering. “Varietas-varietas ini memberikan keuntungan hasil dari 10 sampai 34% diatas varietas normal, tergantung pada lahan dan kondisi musim,” ungkap La Rovere. Studi tersebut mengevaluasi potensi dampak dari Drought Tolerant Maize for Africa, sebuah proyek yang dipimpin oleh CIMMYT dan International Institute for Tropical Agriculture. Proyek itu kini diterapkan di 13 negara Afrika: Angola, Benin, Etiopia, Kenya, Malawi, Mali, Mozambique, Nigeria, Tanzania, Uganda, Zambia, Zimbabwe, dan Ghana.
Kunjungi http://www.cimmyt.org/english/wps/news/2010/apr/study-dtma.htm untuk informasi tambahan.