Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

HARGA PANGAN TETAP TINGGI DI NEGARA MISKIN, UNGKAP FAO

Tanggal : 13 November 2009

Menurut laporan terakhir Crop Prospects and Food Situation Report Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), harga pangan di negara-negara miskin tetap “tinggi” walaupun produksi sereal dunia bagus tahun ini. Badan PBB tersebut mencatat bahwa ketidakamanan pangan saat ini berdampak pada 31 negara dengan situasi yang sangat serius di Afrika Timur dimana 20 juta orang sangat membutuhkan bantuan pangan.
FAO mengungkapkan bahwa meskipun harga pangan secara signifikan telah jatuh sejak puncaknya beberapa tahun lalu “harga internasional gandum dan jagung menguat di Oktober dan harga ekspor padi membaik diatas level sebelum krisis.”

“Bagi penduduk dunia miskin yang menghabiskan sampai 80 persen keuangan rumah tangganya untuk makanan, krisis harga pangan tersebut belumlah berakhir,” ujar Asisten Direktur Jendral FAO Hafez Ghanem. “Hal itu kini merupakan sebuah prioritas global untuk meningkatkan investasi di pertanian negara berkembang dalam rangka memerangi kemiskinan dan kelaparan”. FAO merilis laporannya bertepatan pada World Summit on Food Security yang akan diselenggarakan di Roma minggu depan.

Untuk informasi lebih lanjut, baca http://www.fao.org/news/story/en/item/37127/icode/