Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 27 November 2009
Setelah evaluasi keamanan yang dilakukan oleh Canadian Food Inspection Agency, Kanada telah memberikan wewenang rilis tak terbatas kedalam lingkungan dan penggunaan sebagai pakan ternak bagi jagung rekayasa genetika event (98140) dan kedelai event (356043) milik Pioneer Hi-Bred. Jagung dan kedelai transgenik tersebut mengekspresikan gat (gat4621 untuk jagung dan gat4601 untuk kedelai) serta gen-gen zm-hra yang memberikan ketahanan terhadap glifosat dan herbisida penghambat ALS.
CFIA dalam evaluasinya menyimpulkan bahwa tanaman RG tersebut “tidak menghadirkan perubahan risiko lingkungan” dan mereka “tidak menghadirkan kecemasan keamanan pakan ternak ketika dibandingkan dengan varietas kedelai komersial yang ada saat ini di Kanada.” Lini kedelai dan jagung manapun yang diturunkan dari event-event yang disetujui juga dapat dirilis kedalam lingkungan dan digunakan sebagai pakan ternak, ujar CFIA, asalkan penggunaannya serupa, yaitu gen-gen terbaru diekspresikan pada suatu level yang sama dengan lini yang disetujui dan bahwa tidak ada persilangan inter-spesifik.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai persetujuan ini, baca http://www.inspection.gc.ca/english/plaveg/bio/dd/dd0977e.shtml#a3 dan http://www.inspection.gc.ca/english/plaveg/bio/dd/dd0978e.shtml#a3