Indonesia Biotechnology Information Center
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

Workshop Bioteknologi "Pertanian Modern yang Berkelanjutan"

assets/Foto/Workshop-Petani-Yogyakarta/_resampled/SetWidth114-P3182038.jpg

Yogyakarta, 17-18 Maret 2010

ARTIKEL

  • PARIAMAN DATA KEANEKARAGAMAN HAYATI

    *PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...

  • PETANI INDONESIA SEHARUSNYA LEBIH MAKMUR

    *BANDUNG, KOMPAS.com* - Kemakmuran para petani di Indonesia seharusnya bisa lebih baik dari saat ini. Sektor agrobisnis sepatutnya justru membuat kehidupan mereka...

  • HARGA KAKAO TURUN TERUS, PETANI PUSING

    Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...

Kegiatan

Program yang dijalankan mempunyai dua tujuan khusus, yaitu:

  1. membantu program nasional dalam memfasilitasi pengembangan kebijakan yang kondusif terhadap penerapan bioteknologi, dan
  2. mendorong pemahaman masyarakat terhadap hasil-hasil ilmu pengetahuan di bidang bioteknologi tanaman.

Program yang dijalankan meliputi: 

  • Seminar/lokakarya/konferensi bagi para pembuat keputusan, wartawan, peneliti, kalangan industri dan masyarakat umum yang disesuaikan dengan kebutuhan dan peranan mereka. 
  • Pelatihan bagi para peneliti, guru, wartawan dan staf akademis untuk penyebaran informasi ilmiah di bidang bioteknologi. 
  • Produksi materi komunikasi untuk televisi, radio, mass media (dalam bentuk video/kaset, CD-ROM, bahan tercetak) dan website. 
  • Mendukung penerbitan jurnal ilmiah, prosiding dan publikasi semi populer tentang bioteknologi seperti yang telah dikelola oleh Perhimpunan Bioteknologi Pertanian Indonesia (PBPI). 
  • Lomba penulisan artikel tentang persepsi dan apresiasi bioteknologi bagi siswa sekolah menengah atas dan mahasiswa, masyarakat umum dan wartawan.