Indonesia Biotechnology Information Center
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

Workshop Bioteknologi "Pertanian Modern yang Berkelanjutan"

assets/Foto/Workshop-Petani-Yogyakarta/_resampled/SetWidth114-P3182038.jpg

Yogyakarta, 17-18 Maret 2010

ARTIKEL

  • PARIAMAN DATA KEANEKARAGAMAN HAYATI

    *PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...

  • PETANI INDONESIA SEHARUSNYA LEBIH MAKMUR

    *BANDUNG, KOMPAS.com* - Kemakmuran para petani di Indonesia seharusnya bisa lebih baik dari saat ini. Sektor agrobisnis sepatutnya justru membuat kehidupan mereka...

  • HARGA KAKAO TURUN TERUS, PETANI PUSING

    Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...

KELOMPOK TANI MEMBUAT PERNYATAAN TERHADAP LARANGAN ALFALFA BIOTEK

Tanggal : 11 December 2009

Beberapa kelompok tani dan perdagangan, termasuk Federasi Biro Pertanian Amerika (American Farm Bureau Federation), Asosiasi Petani Jagung Nasional (Corn Growers Association) dan Asosiasi Perdagangan Benih Amerika (American Seed Trade Association), telah mengajukan sebuah tuntutan pengadilan bersama  ke Mahkamah Agung AS dalam mendukung permohonan peninjauan kembali kasus yang berhubungan dengan biotek alfalfa. "Pengadilan yang lebih rendah gagal untuk secara memadai mempertimbangkan gunungan bukti yang membuktikan alfalfa biotek aman, dan dengan demikian pengadilan tersebut sengaja meninggalkan prinsip hukum yang mapan ketika mereka melarang penanaman tanaman," demikian pernyataan kolompok tersebut. "Jika pengadilan tidak menghormati standar hukum yang ditetapkan, kemampuan untuk membawa inovasi-inovasi masa depan terutama tanaman biotek ke pasar berada dalam bahaya nyata." pernyataan tersebut lebih jauh mencatat bahwa yang berkuasa "bisa memulai gelombang keputusan anti-bioteknologi."

Kunjungi http://www.fb.org/index.php?fuseaction=newsroom.newsfocus&year=2009&file=nr1208.html