Indonesia Biotechnology Information Center
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

Workshop Bioteknologi ABSP II

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-foto-2.jpg

Bali, 28 Juli 2011

ARTIKEL

  • WALHI DESAK PEMERINTAH PERBAIKI SUNGAI DAN SITU

    *REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu  lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...

  • HARGA KAKAO TURUN TERUS, PETANI PUSING

    Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...

  • PARIAMAN DATA KEANEKARAGAMAN HAYATI

    *PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...

KETAHANAN PANGAN GLOBAL DAN PENGELOLAAN BIOTECH MODERN

Tanggal : 15 September 2011

"Jika Eropa ingin memenuhi kebutuhan pangan keamanan sendiri dan memberikan kontribusi pada kebutuhan pangan  sisa dunia, maka diperlukan kebijakan dan peraturan,"kata Joyce Tait dan Guy Barker dalam artikel “Global food security and the governance of modern biotechnologies” bagian dari Seri Sains dan Masyarakat tentang Pangan dan Sains.
Para penulis mencatat bahwa Eropa tidak memiliki mekanisme untuk keterlibatan pemangku kepentingan untuk  berdiskusi lebih demokratis. "Kami akan membutuhkan pemikiran strategis yang lebih jelas tentang bagaimana menerapkan pendekatan tata kelola  untuk investasi yang kita buat pada penelitian ilmiah untuk memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan," jelas mereka.
Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara regulasi dan inovasidalam konteks keamanan pangan di Eropa, dan dampak darikebijakan Eropa pada kemampuan negara-negara lain untuk merespon tantangan keamanan makanan.
Baca lebih lanjut di http://www.nature.com/embor/journal/v12/n8/full/embor2011135a.html