Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

KONFERENSI FAO MENGKAJI ULANG PERAN BIOTEKNOLOGI

Tanggal : 31 March 2010

Meningkatkan baik investasi penelitian dan produktivitas pertanian haruslah menjadi inti setiap strategi untuk menekan kelaparan dan kemiskinan. Hal ini merupakan konsensus sekitar 300 peserta dari 68 negara yang berkumpul pada konferensi bioteknologi baru-baru ini di Guadalajara, Meksiko. Diselenggarakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB, konferensi tersebut mengkaji ulang peran bioteknologi di tengah-tengah masalah yang berkaitan dengan keamanan pangan dan perubahan iklim global.

FAO menyiapkan beberapa makalah latar belakang pada lima sektor utama: tanaman, kehutanan, peternakan, perikanan dan budidaya perairan, serta pengolahan makanan dan keamanan pangan. Melalui studi kasus, dokumen-dokumen menentukan status bioteknologi terkini di negara berkembang dan menyelidiki aplikasi yang memungkinkan. Asisten direktur jenderal FAO Modibo Traoré mengatakan bahwa meski terdapat banyak kasus keberhasilan penerapan bioteknologi di negara-negara berkembang, mereka lebih ditujukan kepada kebutuhan petani di negara maju. Namun demikian, Shivaji Pandey, direktur Divisi Produksi dan Perlindungan Tanaman FAO menegaskan bahwa perhatian penting adalah bagi negara-negara yang memiliki strategi komprehensif, kebijakan dan kerangka peraturan yang memudahkan bukan menghalangi inovasi teknis.

Artikel fitur tersebut tersedia di http://www.cgiar.org/monthlystory/march2010.html