Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 2 July 2010
Menteri Sains dan Teknologi Nigeria Muhammad Ka'oje Abubakar menyatakan dukungannya terhadap aplikasi bioteknologi di bidang pertanian guna meningkatkan produksi pangan negara tersebut. Ia menyatakan hal ini dalam pidatonya pada Forum Terbuka Bioteknologi Pertanian di Afrika (OFAB) edisi Juni yang diselenggarakan di National Press Center di Abuja.
“Bioteknologi meningkatkan kemampuan para pemulia untuk melakukan perbaikan pada tanaman dan ternak. Hal ini juga memungkinkan perbaikan yang tidak mungkin dilakukan dengan persilangan tradisional dengan spesies terkait itu sendiri,” katanya. Ia menekankan bahwa kementrian yang ia tangani tersebut berkomitmen untuk memberantas kelaparan melalui bioteknologi pertanian. Ia juga menyatakan bahwa terdapat kesadaran dan pengetahuan yang rendah mengenai bioteknologi di Nigeria dan karena itu media seharusnya memberikan informasi kepada publik tentang manfaat bioteknologi.
Untuk rincian lebih lanjut, kunjungi http://allafrica.com/stories/201006280228.html