Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 18 June 2010
Menteri Pertanian Punjab Malik Ahmad Ali Aulakh mengatakan bahwa target produksi kapas sebesar 9,7 juta bal akan dicapai dengan membudidayakan kapas rekayasa genetika (RG) yang baru disetujui dan berbagai varietas hibrida kapas. Ia membuat perkiraan ini dalam sebuah pertemuan dengan para petani di Lahore.
Menteri itu juga menekankan bahwa batasan-batasan ketat kini diambil terhadap perusahaan benih yang terlibat dalam penjualan benih palsu dan benih kapas sub-standar. Para petugas departemen pertanian telah diarahkan untuk membimbing petani agar membudidayakan tanaman tersebut tepat waktu. Sekitar 78 ribu akre lahan ditujukan untuk budidaya kapas di propinsi Punjab tahun ini dengan 2 ribu akre lahan kini sedang dibudidayakan. Varietas kapas Bt telah disetujui untuk komersialisasi oleh Dewan Benih Punjab setelah melewati suatu proses yang memakan waktu delapan tahun.
Untuk laporan lengkapnya kunjungi http://www.agripunjab.gov.pk/index.php?n=13&r=0