Workshop Bioteknologi "Pertanian Modern yang Berkelanjutan"
Yogyakarta, 17-18 Maret 2010
Yogyakarta, 17-18 Maret 2010
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
*BANDUNG, KOMPAS.com* - Kemakmuran para petani di Indonesia seharusnya bisa lebih baik dari saat ini. Sektor agrobisnis sepatutnya justru membuat kehidupan mereka...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
Tanggal : 5 February 2010
Para ilmuwan di Weizmann Institute Israel telah mengindikasikan sebuah gen yang bertanggungjawab dalam memproduksi tomat pink. Gen tersebut, SIMYB12, bertindak sebagai suatu penghubung utama yang mengatur aktifitas jaringan gen-gen lainnya secara keseluruhan, termasuk semua gen yang mengkontrol jumlah flavonoid dan lycopen yang diekpresikan dalam buah tomat. Ekspresi SIMYB12 juga ditemukan untuk mengubah komposisi asam lemak dari lapisan luar tomat pink, menyebabkan kedua kutikulanya menjadi lebih tipis dan kurang fleksibel daripada kulit tomat kebanyakan.
“Sejak identifikasi gen kami temukan, kami dapat menggunakan itu sebagai suatu penanda untuk memprediksi warna yang akan muncul dari buah pada fase perkembangan yang sangat awal, bahkan sebelum tanaman berbunga. Kemampuan ini dapat meningkatkan upaya untuk mengembangkan jenis baru, varietas tomat eksotik, suatu proses yang secara umum dapat memakan waktu 10 tahun,“ jelas Asaph Aharoni, pimpinan penelitian ini.
Informasi lebih lanjut dapat dibaca di http://wis-wander.weizmann.ac.il/site/en/weizman.asp?pi=371&doc_id=6071