Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PELABELAN MAKANAN RG DI VIETNAM

Tanggal : 2 October 2009

Pelabelan makanan RG baru-baru ini dibicarakan dalam sebuah Seminar mengenai Bioteknologi di Ho Chi Minh City. Dikarenakan makanan dan tanaman hasil rekayasa genetika seperti kedelai, jagung dan tanaman lainnya akan segera memasuki pasar Vietnam, kebutuhan untuk mengembangkan suatu UU pelabelan makanan RG diakui. Badan yang berwenang kini sedang merancang sebuah dekrit bahwa makanan yang mengandung lebih dari 5% bahan RG harus dilabel sebagai biotek.

Pada seminar tersebut, Professor Paul Teng, dekan dari Program Sarjana dan Kantor Riset dari  Nangyang Technical University Singapura, mengingatkan bahwa kewajiban pelabelan makanan RG akan meningkatkan ongkos produksi sebesar 12% dan dengan demikian mengakibatkan suatu peningkatan sebesar 10% dalam harga produk tersebut. Ia juga menekankan bahwa hal yang terpenting adalah untuk memberikan pilihan bagi para konsumen atas produk dan informasi produk, bukan untuk alasan keamanan dikarenakan semua makanan RG harus disetujui untuk dijual oleh badan-badan regulator setelah melakukan pengkajian risiko.

Lihat artikel tersebut di http://english.vietnamnet.vn/tech/2009/09/870083/ Untuk informasi lebih lanjut mengenai bioteknologi di Vietnam, hubungi Ngoc Nguyen Bich dari Agbiotech Viet di:nbngoc78@yahoo.com