Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 8 April 2010
Analisis pengurutan genom aphid kacang polong baru telah dilakukan oleh tim peneliti dari University of Miami. Aphid kacang polong, serangga hijau, kecil, yang memakan getah tanaman kacang-kacangan dan makanan ternak lainnya, menyebabkan kerusakan langsung tanaman dan merupakan pembawa virus yang ditransmisikan vektor. Disebut sebagai gen anotasi, studi tersebut akan membantu ilmuwan menentukan lokasi gen dan fungsi genetik yang memungkinkan untuk dapat dijadikan sebagai dasar bagi pengendaliannya dan hubungan ekologi dengan tanaman dan mikroba.
Inisiatif ini didanai oleh Institut Pangan dan Pertanian Nasional USDA. Penelitian lebih lanjut akan mengeksploitasi data genom demi memahami kompleksitas biologi dari aphid kacang polong dan akan membantu merancang langkah-langkah pengendalian bagi beberapa jenis aphid lainnya yang mempengaruhi pertanian Amerika Serikat.
Artikel beritanya dapat dilihat di http://www.nifa.usda.gov/newsroom/news/2010news/04011_pea_aphid.html.