Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal : 27 November 2009
Badan pemerintahan FAO setuju untuk memperkuat Committee on World Food Security (CFS) sehingga dapat menjadi “platform internasional bagi diskusi, koordinasi dan konvergensi kebijakan dalam rangka mengurangi kelaparan dunia.”
Kesepakatan yang ada selama World Summit on Food Security yang diselenggarakan minggu lalu di Roma Italia, memungkinkan CFS menjadi sebuah komponen sentral dari Kemitraan Global untuk Pertanian, Ketahanan Pangan dan Nutrisi. Selain dari negara-negara anggota FAO dan PBB, CFS juga akan meliputi perwakilan dari organisasi internasional, organisasi non pemerintahan, sektor swasta dan masyarakat sipil. Sebuah jaringan pakar internasional akan mendukung CFS untuk menjamin “legitimasi ilmiah dari permusyawaratan dan menjamin bahwa keputusan-keputusan itu didasarkan pada bukti terbaik yang tersedia.”
Lihat siaran pers FAO di: http://www.fao.org/news/story/en/item/37643/icode/