Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
Tanggal: 4 July 2010
Sumber: Kompas
Penulis: Dwi Bayu Radius
BANDUNG, KOMPAS.com - Kemakmuran para petani di Indonesia seharusnya bisa lebih baik dari saat ini. Sektor agrobisnis sepatutnya justru membuat kehidupan mereka sejahtera. Sebab, bila dikerjakan secara tepat, nilai hasil panen yang diperoleh petani termasuk besar.
Deputy Managing Director PT East West Seed Indonesia Glenn Pardede di Bandung, Minggu (4/7/2010), mencontohkan, tanaman pare dengan benih berkualitas yang dipanen tiga bulan sekali bisa menghasilkan sekitar 60 ton per hektar (ha) dengan nilai lebih kurang Rp 70 juta.
Adapun tanaman jagung dengan masa panen yang sama bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp 50 juta. Setiap ha lahan bisa ditanami jagung sekitar 70.000 tanaman. "Berdasarkan itu, petani di Indonesia seharusnya bisa kaya raya," ujar Glenn.
Sebagai upaya mendorong kesejahteraan petani, PT East West Seed Indonesia memiliki 6.000 petani produksi benih dan lebih dari 30.000 tenaga kerja dan pollinator . Mereka bekerja dengan petani produksi yang turut menikmati keuntungan.
"Di pasar, staf sales dan marketing tak hanya menjual benih tetapi juga menjadi sumber pemecahan masalah dengan berbagi ilmu bersama petani," tutur Glenn.
Petani juga bisa berdiskusi mengenai lokasi penjualan sayur dan harganya. Menurut Glenn, pihaknya sedang bernegosiasi dengan perusahaan proses lain untuk bisa menampung hasil produksi petani serta menggarap kerja sama dengan supermarket atau hypermarket agar ikut memasarkannya.