Workshop Bioteknologi ABSP II
Bali, 28 Juli 2011
IndoBIC (Indonesian Biotechnology Information Centre) didirikan pada tahun 2003 sebagai hasil kerjasama antara International Service for the Acquisition of Agri-biotech Applications (ISAAA) dan Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP).
"Jika Eropa ingin memenuhi kebutuhan pangan keamanan sendiri dan memberikan kontribusi pada kebutuhan pangan sisa dunia, maka diperlukan kebijakan dan peraturan,"kata Joyce Tait dan Guy Barker dalam artikel “Global food security and the governance of modern biotechnologies” bagian dari Seri Sains dan Masyarakat tentang Pangan dan Sains. Para penulis mencatat bahwa Eropa tidak memiliki mekanisme untuk keterlibatan pemangku kepentingan untuk berdiskusi lebih demokratis. "Kami akan membutuhkan pemikiran strategis yang lebih jelas tentang bagaimana menerapkan pendekatan tata kelola untuk investasi yang kita buat pada penelitian ilmiah untuk memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan," jelas mereka. Artikel ini mengeksplorasi hubungan antara regulasi dan inovasidalam konteks keamanan pangan di Eropa, dan dampak darikebijakan Eropa pada kemampuan negara-negara lain untuk merespon tantangan keamanan makanan. Baca lebih lanjut di http://www.nature.com/embor/journal/v12/n8/full/embor2011135a.html[http://www.nature.com/embor/journal/v12/n8/full/embor2011135a.html] read more...
15 September 2011
Konferensi Internasional Penyakit Tanaman Tropis dan Sub-tropis 2012 dijadwalkan dari 07-10 Februari 2012 di ChiangMai, Thailand bekerja sama dengan "Royal Flora Ratchapruek 2011: International Horticultural Exposition - A Tribute to the Royal Perseverance". Tema...
9 September 2011
Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Imperial College London mengungkapkan bahwa karena ketipisan genetik yang ekstrem dapat menyebabkan sindrom pada anak-anak yang dikenal sebagai gagal tumbuh (FTT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang...
18 March 2011
Sebuah konsorsium ilmuwan internasional telah menyusun rekomendasi bagi rancangan percobaan penelitian laboratorium yang digunakan untuk mengevaluasi dampak negatif tanaman rekayasa genetika tahan serangga, terhadap artropoda non-target. Dipimpin oleh Jorg Romeis dari Agroscope Reckenholz-Tanikon Research Station,...
Bali, 28 Juli 2011
*REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...
Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...
*PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...
IndoBIC (Indonesian Biotechnology Information Centre) didirikan pada tahun 2003 sebagai hasil kerjasama antara International Service for the Acquisition of Agri-biotech Applications (ISAAA) dan Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO BIOTROP).
IndoBIC, sebagai bagian dari jaringan regional melalui BIC, diharapkan mampu memperkuat jaringan yang telah dibuat dan kemitraan yang sedang dibangun. Sambil memfokuskan pada strategi komunikasi yang efektif dalam penyebaran informasi bioteknologi, juga diharapkan mampu menggali lebih jauh sarana-sarana lainnya untuk memperluas pencapaiannya, dan mempertahankan kredibilitasnya sehingga mampu menjadi penghubung regional bagi informasi yang relevan dan akurat tentang bioteknologi pertanian.