
Pertama kalinya sejak tanaman biotek rekayasa genetika
diperkenalkan dua dekade lalu, negara-negara berkembang
seperti Sudan dan Kuba menanam biotek lebih banyak
dibandingkan negara maju. Hal tersebut berkontribusi positif
terhadap ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di
beberapa wilayah yang paling rentan didunia.
"Negara-negara berkembang mengambil porsi 52 persen
pengembangan tanaman biotek dunia pada 2012, meningkat
sekitar 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Tahun ini
kemajuan negara-negara berkembang melampaui negara-negara
maju yang menanam 48% sisanya," kata Pendiri dan Ketua
International Service for the Acquisition of...
...read more