Indonesia Biotechnology Information Center
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

Workshop Bioteknologi ABSP II

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-foto-2.jpg

Bali, 28 Juli 2011

ARTIKEL

  • WALHI DESAK PEMERINTAH PERBAIKI SUNGAI DAN SITU

    *REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA* -- Beberapa waktu  lalu banjir kembali melanda Jakarta dan sekitarnya. Sistem tata kelola air yang dilakukan oleh pemerintah dianggap gagal. Pada...

  • HARGA KAKAO TURUN TERUS, PETANI PUSING

    Kakao merupakan komoditas unggulan *MAMUJU, KOMPAS.com* - Sebagian besar petani tanaman Kakao di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh, menyusul harga komoditi...

  • PARIAMAN DATA KEANEKARAGAMAN HAYATI

    *PARIAMAN, KOMPAS.com* - Keanekaragaman hayati sejumlah wilayah pulau di Kota Pariaman, Sumatera Barat belum didata sebagai tindakan awal upaya pelestarian. Walikota Pariaman Mukhlis...

WB SETUJUI HIBAH UNTUK PETANI KENYA

Tanggal : 19 March 2010

Bank Dunia telah mengalokasikan dana sebesar 19,3 juta euro bagi sebuah Proyek Peningkatan Produktivitas Pertanian yang memungkinkan para petani Kenya untuk memanfaatkan input pertanian dan teknologi tepat guna. Hibah tersebut didanai dari European Union Food Crisis Rapid Response Facility dibawah Global Food Crisis Response Program (GFRP) yang dikelola oleh Bank Dunia.

“Ini adalah sebuah fasilitas penting yang akan memungkinkan para petani Kenya untuk terus meningkatkan hasil mereka dengan mengadopsi teknik-teknik  pertanian modern,” ujar Johannes Zutt, Country Director untuk Kenya. Materi penanaman untuk tanaman "orphan" atau tradisional seperti singkong, millet, dan sorghum akan diberikan kepada lebih dari 500.000 petani kecil di samping kredit dan sistem dukungan terkait.

Lihat http://allafrica.com/stories/201003160921.html untuk artikel berita aslinya.